Ubah ke PDF    Cetak halaman ini

Sejarah SMA Negeri 1 Kepanjen

Diposting tanggal: 10 April 2011
I. Periode Persiapan(1966-1967).
  1. Bp.M.Asdirun Wiryokusumo,yang pada waktu itu menjabat sebagai Pembantu  Bupati Kdh.Tk.II.Malang di Kepanjen ,membentuk suatu Panitia yang bernama Panitia SMA Negeri Kepanjen. Panitia ini ,kemudian mengajukan permohonan kepada Yth.Bp.Inspektur SMA Negeri  di Surabaya.
  2. Pada tanggal 28-11-1966,permohonan tersebut oleh inspeksi Daerah SMA Perwakilan Dep.P.K.Jawa Timur di kabulkan dan dimulailah pendaftaran siswa baru kelas I.
  3. Pada tanggal 21-12-1966, Pj. Kepala Inspeksi Daerah SMA Perwakilan Dep.P.D. K. Jawa Timur dengan suratnya :tanggal 21-12-1966. no. 7703/ Idsma D’I’/ ’66,yang ditandatangi oleh Bp. Kho Hong Pie, berisi Nota Tugas kepada Yth. Kepala SMA Negeri I Malang (Bp. Sikin), agar mendirikan kelas  -kelas Jauh (filial) di Kepanjen.

II . Kelas-2 Jauh SMA Negeri I Malang di Kepanjen.

        Berdasarkan Surat Keputusan dari Direktorat Pendidikan  Umum,Dep.P.D.dan  K. Tanggal 26-01-1967.no.05/D.2.a/K.7,yang ditandatangani oleh Kepala Insppektorat SMA : AWJ.Tupano.Wk.Sejak itu,secara resmi didirilah Kelas-2 Jauh SMA Negeri I Malang di Kepanjen kelas-kelas Jauh SMA Negeri I Malang di Kepanjen ini,peresmiannya dilakukan oleh : Bp.Kho Hong Pie,yang disaksikan oleh Bp.Sikin,Kepala SMA Negeri I Malang serta para undangan pada waktu itu,bertempat di Yon Zipur V, di desa Panggungrejo-Kepanjen.
       Kelas-2 Jauh ini,sampai dengan tahun 1969,masih tetap pinjam mendapati ruang-2 milik  Zipur V. Pimpinan Sekolah adalah Bp.Sikin,sedangkan Wakil Kepala Sekolah,yang diberi tugas memimpin kelas-2 Jauh adalah Bp. Soejono.
      Pada periode ini,merupakan periode yang sulit bagi kelas-kelas Jauh,disebabkan karena:
  1. Jumlah murid sudah bertambah banyak dan sudah sampai tingkat III (kelas tiga)
  2. Ruang kelas masih pinjam dan tidak memenuhi persyaratan pendidikan tingkat SLTA
  3. Pembangunan gedung permanen belum ada kepastian
  4. Menjelang Ujian Akhir Sekolah ruang kelas yang dipinjam roboh oleh angin topan


         Dengan robohnya ruang kelas di atas,segera  di tangani dengan menempuh jalan:

  1. Kelas I ditempatkan pada sebuah gedung besar,disekat menjadi tiga bagian (dibagi tiga untuk tiga ruang kelas I),ruangan tanpa  jendela,milik perusahaan Rokok Bintang Salaman,yang dipimpin oleh Bp.Beno,terletak di Jl.Panggung-Kepanjen.
  2. Kelas II Sastra Sosial dan Pasti/Alam,menyewa pada Taman Siswa,dan di tempatkan pada ruang-ruang darurat yang tidak memenuhi syarat pula,yaitu di Jl.Penarukan-Kepanjen.
  3. Kelas III Sastra Sosial dan pasti /Alam meminjam dan menggunakan ruangan Dinas Pekerjaan Umum ,yang terletak di Jl.Kawi Kepanjen (ruangan-2 kelas inipun tidak memenuhi syarat pendidikan tingkat SLTA).
         Ruang kelas yang terpisah pisah,tenaga T.U.(pada waktu itu belum ada yang mendapat pengangkatan satupun),di tempatkan secara terpisah untuk mengurusi administrasi yang demikian. Kesulitan lain juga tugas guru yang mengajar/daftar pelajaran,yang harus disususn sedemikian rupa,agar murid jangan sampai jadi korban situasi yang serba sulit.
        Ruang Kepala Sekolahpun tidak ada,sehingga Kepala Sekolah tempatnya juga berpinda-pindah tempat disesuaikan dengan situasi kelas.
Untung saja guru-guru  SMA Negeri I Malang,yang masih muda-muda dan kebetulan diberi tugas mengajar di kelas-kelas Jauh tetap bisa bertahan dan dapat menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

        Menjelang diselenggarakannya Ujian Negara dan sedang sulitnya masalah ruang kelas untuk penyelenggaraan pendidikan/pengajaran,Pimpinan Sekolah diserahkan pada kami ( Bp Munawwar ) (Nota Dinas : tgl 01-09-1969.No.E.I/042/Pwpk/Nd.’09).

        Didalam penyelanggaraan pendidikan dan pengajaran dalam jumlah murid ruang semakin bertambah,masih tetap menggunakan ruang-ruang kelas darurat yang tidak memenuhi persyaratan pendidikan tingkat SLTA dan masalah ini berlarut larut sampai dengan tahun 1972. Usaha dari sekolah untuk menghubungi pihak-pihak yang pernah menangani/yang ikut serta pernah bertanggung jawab terhadap SMA Negeri I Kepanjen,belum membawa hasil yang memuaskan. Di dalam menghadapi situasi yang demikian,murid-murid kita asuh tetap dengan baik,mengingat hari suatu bangsa,pembangunan suatu bangsa,banyak ditentukan oleh keberhasilan dalam dunia pendidikan.

        Karena gedung sekolah yang pernah dijanjikan oleh Panitia SMA Negeri Kepanjen (th.1966),belum berwujud,sedangkan laporan-laporan tertulis dari Panitia tersebut diatas beberapa tahun tidak pernah dilaporkan kemajuannya ke Direktorat Pendidikan Menengah Umun di Jakarta,maka akibatnya,pada tahun ajaran 1973,kelas-kelas Jauh SMA I Malang di Kepanjen tidak diperkenankan menerima merid kelas I (Instruksi tgl 22-11-1972.no.110513/Pwpk/6/72).
        Instruksi tersebut diatas,oleh Pimpinan SMA Negeri I Malang dengan sangat berat terpaksa harus di patuhi dan dilaksanakan. Berita ini segera tersebar luas dan gelisahlah masyarakat Kepanjen dan daerah sekitarnya.Pertanyaan-pertanyaan yang tertulis dan lisan mengalir ke SMA Negeri I Malang. Pada th 1973, SMA Negeri yang ada di Malang pendaftarannya sudah begitu meningkat jumlahnya,ditambah lagi dengan adanya arus dari luar kota,yaitu pendaftar dari Kepanjen dan daerah sekitarnya. Masyarakat tergugah hatinya,betapa pentingnya adanya SMA Negeri memang patut memiliki gedung yang permanen dan memenuhi persyaratan pendidikan tingkat SLTA Negeri.
        Pada saat-saat yang demikian,Pembantu Bupati Kdh.Tk.II.Malang di Kepanjen yang baru,yaitu Bp.M.Rifai memberanikan diri menangani soal gedung SMA Negeri Kepanjen yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kepanjen dan daerah sekitarnya (catatan : bahwa pada tanggal 09 Maret 1973,Bp.Bupati Kepala Daerah Tk.II.Malang,ketika meninjau gedung darurat SMA Negeri I Malang Filial Kepanjen,Jl.Ardirejo.44 Kepanjen,segera memerintahkan kepada Bp.M.Rifai,agar dengan cepat segera menangani pembangunan gedung SMA Negeri Kepanjen.
        Pada tanggal 26 Maret 1973,   Bp.M.Rifai berhasil mengumpulkan : Bp.Camat Kepanjen,Dan.Ramil 0818/5 Kepanjen,Dan.Dis.Kepolisian 1022-5 Kepanjen,Kepala SMA Negeri I Malang bersama kami,Ketua P.O.M. SMA Negeri I Malang Filifial Kepanjen.
Dalam musyawarah tersebut diatas,telah disepakati dan diputuskan bersama,yaitu tetap adanya SMA Negeri di Kepanjen,penyelesaian penyelesaian tanah SMA Negeri Kepanjen,hasil pertemuan ini segera dilaporkan oleh Bp.Rifai kepada Bp.Bupati Kepala Daerah Tk.II.Malang dan juga kepada Bp.Kepala Kabin.PMUA.Propinsi Jawa Timur
Menurut hemat kami,tanggal 26-03-1973 inilahmerupakan peristiwa yang penting,dan titik tolak usaha dan perjuangan baru didalam menegakkan SMA Negeri Kepanjen dan melestarikan SMA Negeri Kepanjen.
          Pada tanggal 09 Mei 1973, Bp.M.Rifai melaporkan hasil dan program-program untuk SMA Negeri Kepanjen kepada Bp.Bupati Kepala Daerah Tk.II.Malan,dan Bp.Bupati menyarankan segera kirim utusan menghadap BP.Soeroto-Kep.Bidang PMU Propinsi Jawa Timur. Utusan yng ditunjuk : Drs.Abd.Kadir,kami sendiri dan Bp.Samingun. Utusan menghadap Bp.Soeroto,tanggal 2 Juni 1973 dan melaporkan perihal usaha-usaha Pemerintah Daerah setemp at di dalam menangani dan usaha tetap adanya SMA Negeri Kepanjen.
          Pada tanggal 30 Juni 1973, Bp.Pembantu Kdh.Tk.II.Malang di Kepanjen Bp.M.Rifai),bersama kami sendiri menghadap Bp.Soeroto-Kep.Bidang PMU Propinsi Jatim,dan Bp.Rifai sendirilah yang menyerahkan surat-surat tanah sekolah dan surat pernyataan Pemerintah Daerah setempat. Sambung rasa dan sanbung kerja terbina antara Panitia baru SMA Negeri Kepanjen,baik dengan sekolah maupun Kep.Bidang PMU Propinsi Jatim.
           Pada tanggal 24 Juli 1973, Bp.M.Rifai-Pembantu Bupati Kdh.Tk.II.Malang di Kepanjen,bersama-sama dengan kami,memimpin sidang lengkap untuk membahas pembangunan gedung SMA Negeri Kepanjen,dengan anggota sidang : seluruh Bp.Camat,Bp.Kepala Desa,Bp.Carik se Kawedanan Kepanjen dan tokoh-tokoh masyarakat Kepanjen. Hasil pertemuan diatas : pada bulan Agustus 1973,dimulai pembangunan kelas-kelas baru SMA Negeri Kepanjen dengan cara bergotong royong. Tahap pertama akan dibangun 3(tahun) kelas baru ukuran 7x 8 m.

           Disamping itu ,telah dihasilkan pernyataan tertulis kebulatan tekad,yang berisi pernyataan tetap adanya SMA Negeri Kepanjen yg di tanda tangani oleh :
1.    Camat Kepanjen (Chalik Soekoer BBA)
2.    Dan.Ramil 0818/5 Kepanjen ( Syoir,Letda infantri)
3.    Dan.Dis.Kepolisian 1022-5 Kepanjen (Eddy Soetjipto-Akp)
4.    Pengurusan P.O.M.-SMA Negeri I Malang Filifial Kepanjen (Samingun)
5.    Kepala SMA Negeri I Malang (Drs.Abd.Kadir)
6.    Pembantu Bupati  Kdh.Tk.II.Malang (R.Soewignyo)

      Surat pernyataan /permohonan  tersebut disampaikan kepada:
·    Yth.Bapak Kepala Perwakilan Dep.P dan  K.Propinsi Jawa Timur,melalui Bp.Kep.Kantor PMUA.Prop.Jatim,tertanggal : 09-04-1973.No.483/31,yang kemudian disusuli dengan surat permohonan lengkap/persyaratan-persyaratan lain tertanggal : 20-06-1973.No.865/31, dan disampaikan dengan hormat kepada :
·    Yth.Bp.Direktur Jendral Pendidikan Dep.P.dan K di Jakarata melalui BP.Soeroto-Kep.Kantor PMUA Propinsi Jatim (catatan : di dalam surat ini,terdapat juga Surat Pernyataan dari Bp.Bupati Kepala Daerh Tk.II.Malang,tertanggal : 10-06-1973,yang berisi : mohon tetap adanya SMA Negeri di Kepanjen,untuk mengatasi Pendidikan Menengah Atas di Kabupaten Malang khususnya di Malang Selatan)

III. Kegotong royongan,sambung rasa dan kerja sama yang baik dari
        semua pihak membawa hasil yang sangat memuaskan,dengan bukti
       
1.    Pada tanggal 01 Agustus 1973,dengan suratnya no.4558/Pwpk-Kpmua/G/73,Bp.Kep.Kantor PMUA.Prop.Jatim,mengijinkan SAM Negeri I Malang Filifial Kepanjen,menerima murid kelas I baru untuk tahun ajaran 1974.
2.    Panitia SMA Negeri Kepanjen dengan usaha yang tekun dan semangat gotong royong berhasil mewujudkan :
a)    Pada tanggal 5 Maret 1973, telah menyerahkan akte tanah sekolah ke Dpe.P.K. melalui PMUA.Prop.Jatim
b)    Pada tanggal 04 Januari 1974,Bp.Bupati Kepala Daerah Tk.II.Malang, telah meresmikan dan menyerahkan 3 kelas baru,atas nama panitia Pembangunan Gedung SMA Negeri 1 Kepanjen kepada sekolah dan telah diteruskan atau dilaporkan kepada Dep.P.K. di Jakarta.
c)    Pada tanggal 1 April 1974,Bp.Soemarlan, direktur P.G.Kebonagung Malang, telah menyerahkan 1 ( satu ) ruang kelas baru kepada Panitia Pembangunan Gedung SMA Negeri Kepanjen, yang kemudian diteruskan atau diterima oleh SMA Negeri 1 Malang Filial Kepanjen dan telah diteruskan atau dilaporkan ke Dep.P dan K di Jakarta.
d)    Pada tanggal 5 Januari 1975, dari masyarakat Kepanjen, Panitia atau Sekolah telah menerima 1 ( satu ) kelas baru, dan telah dilaporkan atau diteruskan ke Dep.P dan K. Di Jakarta.
e)    Di samping ruang kelas atau gedung tersebut di atas, Panitia Pembangunan SMA Negeri Kepanjen telah pula melengkapi keperluan sekolah berupa : 100 stel kursi dan meja murid yang terbuat dari kayu jati ; pembuatan kamar mandi dan WC dan gedung sekolah ; pemasangan aliran listrik 750 watt ; 1 sumur pompa lengkap dengan tandon air ganda ; pagar kawat berduri halaman belakang sekolah.

         Dari Kan.Wil.Dep.P dan K.Propinsi Jatim, melihat kegiatan Panitia Pembangunan SMA Negeri 1 Kepanjen yang demikian itu mengimbangi pula dengan membangun kelas 2 baru untuk peningkatan dan kelancaran jalannya pendidikan dan pengajaran berupa :

  1. 2 ruang kelas baru ukuran 7 x 8 m yang dibiayai dari dana SPP dabangunan telah diserahkan pada tanggal 27-08-1976
  2. 1 ruang kelas baru ukuran 7 x 8 m yang dibiayai dari dana SPP dan bangunan telah diserahkan pada tgl 10-01-1976
  3. Perlengkapan-perlengkapan pendidikan pengajaran berupa jumlah                          slide proyektor lengkap,alat-alat peraga ilmu hayat, buku-buku paket dan lain-lain.


         Dari proyek Rehabilitasi dan  Pengadaan Fasilitas Pelajaran Praktek IPA,Kejuruan dan Tekhnologi pada SMA di Jawa Timur (Ketua Proyek adalah Bp.Soetoro),SMA Negeri Kepanjen telah pula mendapatkan 2(dua) ruang kelas ukuran 7 x 8 m lengkap dengan meja kursinya,papan tulis,meja kursi untuk guru dan almari kelas

IV . Peranan SMA Negeri I Malang terhadap SMA Negeri I Kepanjen
 

       Sejak dimulainya kelas-kelas Jauh SMA Negeri I Malang di Kepanjen,26-01-1967,SMA Negeri I Malang sebagian perhatiannya  dicurahkan dalam rangka mengembangkan  sekolah ini,di samping mengurusi sekolah induknya. Di dalam peningkatan kelancaran jalannya pendidikan dan pengajaran ,sampai sekarang ini,semua guru intinya adalah dari SMA Negeri I Malang dan jumlahnya sudah mencapai 16 orang dan tenaga TU tetap 2 orang.
      Jumlah tenaga ini akan semakin meningkat dan dapat disesuaikan dengan perkenbangan sekolah.

V . Perubahan Status kelas Jauh SMA Negeri I Malang menjadi SMA Negeri
Kepanjen/ SMANEKA
      Perlu kami kemukakan disini,segera ringkas proses perubahan status kelas-kelas Jauh SMA Negeri I Malang menjadi SMA Negeri I Kepanjen sebagai berikut :

  1. Pada tanggal 9 April 1975 dengan syAratnya no.008/Pwpk/S/BII/75,Bapak Kepala Perwakilan Dep.P dan K.Propinsi Jawa Timur,telah mengusulkan secara tertulis dengan segala kelengkapannya untuk peningkatan kelas-kelas Jauh SMA Negeri I Malang  di Kepanjen,menjadi SMA Negeri Kepanjen,yang disampaikan kepada Yth.Bp.Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen P dan Kdi Jakarta.
  2. Usul kedua,dengan maksud yang sama adalah tanggal 29 Februari 1976 dengan no.85/E/Dj.oleh Bp.Kepalan Kantor Wilayah DepatermenP dan Kpropinsi Jawa Timur.
  3. Perubahan Status kelas-kelas Jauh SMA Negeri I Malang di Kepanjen menjadi SMA Negeri Kepanjen betul-betul terlaksana dengan terbitnya :

 


KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,NO.0166/0/1977,yang ditetapkan di Jakarta tanggal 30 Mei 1977,terhitung mulai tanggal 01 April 1977.

1. Sekolah Reguler s.d R-SMA-BI

  1. Periode sekolah reguler mulai tahun 1977 s.d 2006
  2. Sekolah Kategori Standar 2006 s.d 2007
  3. Tahun Pelajaran 2007/ 2008  s.d  2008/2009  terpilih dan melaksanakan Program Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (SKM)
  4. Tahun Pelajaran 2009/ 2010 sampai sekarang Sekolah Rintisan Berstandar Internasional (RSBI)  dgn SK Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dirjen Managemen Pendidikan dasar dan Menengah Depdiknas  No.1823/C.C4/LL/2009, tgl 24 Juni 2009.

2.    Meraih Sertifikat ISO 9001 – 2008,  tgl. 14 Desember 2010 dari   

       Bureau  Veritas ( BV) .

 

NAMA MANTAN KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 1 KEPANJEN

1.   Drs. H MUNAWWAR (Alm) (1969 - 1986 )

2.   SLAMET SASTRO AMIDJOYO,BA (Alm) ( 1980 )

3.   SOEJONO,BA (Alm) (1980 - 1982 )

4.   Drs. CHOLID (Alm) (1982 - 1987 )

5.   Drs. SUGIONO ( 1987 - 1990 )

6.   ROSALIA SOEDARWATI,BA ( 1990 - 1993 )

7.   Drs. SAGI SISWANTO ( 1993 - 1996 )

8.   Drs, M. SALEH (1996 - 1999 )

9.   Dra. Hj. KUSMIYATI ( 1999 - 2003 ) 

10. Drs. H. FAUZAN,MSi (2003-2006)

11. Drs. H. DWI TJAHJONO WIDAJAT,MSi (2006-2010)

12. Drs. H. PUDIANTO,MSi (2010/ dua bulan)

13. Drs. H. SUGENG HADIONO,MPd (2011 s.d sekarang)